بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ciri-Ciri Ayat-Ayat Makkiyah dan Madaniyyah
Makkiyah
• Ayat-ayatnya pendek.
• Diawali dengan yâ ayyuhan-nâs (wahai manusia).
• Kebanyakan mengandung masalah tauhid, iman
kepada Allah Swt., masalah surga dan neraka, dan masalah-masalah yang menyangkut kehidupan akhirat (ukhrawi).
Madaniyah
• Ayat-ayatnya panjang.
• Diawali dengan yâ ayyuhalladzîna âmanû (wahai
orang-orang yang beriman).
• Kebanyakan tentang hukum-hukum agama (syariat), orang-orang yang berhijrah (muhajirin) dan kaum penolong (anshar), kaum munafik, serta ahli kitab.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ artinya : Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. ( al-baqoroh : 208 )
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 22 Maret 2011
Sejarah Turunnya Al-Qur'an (Bagian 2)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Apakah seseorang menelantarkan Muhammad dalam kelompok nabi ataupun berpura-pura, perilaku perbuatannya terhadap Al-Qur'an tampaknya telah mengundang sikap cemburu pihak lain. Teori apa pun yang menganggap akan adanya sedikit perbedaan sama sekali tak dapat diterima akal. Jika seorang ahli teori mengajukan rasa ketidakpuasan penjelasan mengapa Nabi Muhammad bertindak sangat mengenaskan dan mengorbankan kepentingannya demi perintah Allah, maka teori itu tidak lebih dari cerita yang tidak berdasarkan pada fakta.
Hafalan, pengajaran, rekaman, kompilasi, dan penjelasan: kesemuanya, seperti telah kita demonstrasikan, merupakan tujuan utama dari misi Nabi Muhammad dan daya tarik Al-Qur'an an yang orang-orang kafir pun selalu mencuri-dengar dengan penuh perhatian.
Apakah seseorang menelantarkan Muhammad dalam kelompok nabi ataupun berpura-pura, perilaku perbuatannya terhadap Al-Qur'an tampaknya telah mengundang sikap cemburu pihak lain. Teori apa pun yang menganggap akan adanya sedikit perbedaan sama sekali tak dapat diterima akal. Jika seorang ahli teori mengajukan rasa ketidakpuasan penjelasan mengapa Nabi Muhammad bertindak sangat mengenaskan dan mengorbankan kepentingannya demi perintah Allah, maka teori itu tidak lebih dari cerita yang tidak berdasarkan pada fakta.
Hafalan, pengajaran, rekaman, kompilasi, dan penjelasan: kesemuanya, seperti telah kita demonstrasikan, merupakan tujuan utama dari misi Nabi Muhammad dan daya tarik Al-Qur'an an yang orang-orang kafir pun selalu mencuri-dengar dengan penuh perhatian.
Sejarah Turunnya Al-Qur'an (Bagian 1)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Sejarah Turunnya Al-Qur'an
Tentang diturunkannya wahyu Al-Qur'an dapat dilihat pada ayat 185 surah al-Baqarah,
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan penje]asan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
"Sesungguhnya telah Kami menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
Dalam rentang masa dua puluh tiga tahun, Kitab suci Al-Qur'an diturunkan secara bertahap memenuhi tuntutan situasi dan lingkungan yang ada. Ibn 'Abbas (w. 68 hijriah), seorang ilmuwan terkemuka di antara sahabat rasul mempertegas bahwa Al-Qur'an an diturunkan ke langit terbawah (bait al-`izzah) dalam satu malam yang kemudian diturunkan ke bumi secara bertahap sesuai dengan keperluan.17
Sejarah Turunnya Al-Qur'an
Tentang diturunkannya wahyu Al-Qur'an dapat dilihat pada ayat 185 surah al-Baqarah,
"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan penje]asan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)."
"Sesungguhnya telah Kami menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
Dalam rentang masa dua puluh tiga tahun, Kitab suci Al-Qur'an diturunkan secara bertahap memenuhi tuntutan situasi dan lingkungan yang ada. Ibn 'Abbas (w. 68 hijriah), seorang ilmuwan terkemuka di antara sahabat rasul mempertegas bahwa Al-Qur'an an diturunkan ke langit terbawah (bait al-`izzah) dalam satu malam yang kemudian diturunkan ke bumi secara bertahap sesuai dengan keperluan.17
Langganan:
Postingan (Atom)